Jumat, 30 Oktober 2026 Indeks RSS Login Redaksi
Indeks Berita
TERKINI:
Mukarramah Fadhlullah Dorong Penguatan Kader PKK dan Gotong Royong di Aceh Tenggara Mukarramah Fadhlullah Ajak Pokja Bunda PAUD Perkuat Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Manajemen RSUDZA Tegaskan Persoalan CCTV Ditindaklanjuti, Pelayanan Tetap Profesional Mukarramah Fadhlullah Perkuat Gerakan Bunda PAUD di Gayo Lues Kak Na Berikan Motivasi dan Semangat kepada Anak Binaan di LPKA Lambaro Muaythai Aceh Menggila di Malaysia, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kejuaraan Internasional Pemulihan Lahan Pertanian Aceh Jadi Fokus Pembahasan Nektu dan Plt Kadistanbun Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan Doa Bersama Peringati Satu Tahun Bencana Banjir dan Longsor di Dataran Tinggi Gayo Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender
Umum

Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Dayah Darul Musthafa

Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Dayah Darul Musthafa

Fokussorot.com | Aceh Besar — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Dayah Darul Musthafa Cot Madhi, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (28/9/2026).

Kehadiran Taufik disambut oleh Disambut okeh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., Kepala BNNP Aceh sekaligus Pembina Yayasan, serta Tengku Nasruddin H. Abdul Hanan, selaku Pimpinan Dayah Darul Musthafa.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh Aceh dan pimpinan lembaga.

Peringatan Maulid di Dayah tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dengan diikuti masyarakat dan para undangan.

Plt Sekda Aceh, Taufik, mengatakan, peringatan maulid Nabi SAW menjadi momentum untuk setiap elemen yang ada di Aceh untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

"Bagi kami Pemerintah Aceh momentum seperti ini menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi dengan ulama, pimpinan dayah, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lembaga di Aceh," kata Taufik.

Sebagaimana diketahui, peringatan maulid Nabi SAW di Aceh berlangsung hingga tiga bulan lamanya dari sejak tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Hijriah. Dalam kurun waktu 3 bulan tersebut maulid terus digelar secara bergilir dari satu desa ke desa yang lain. Hal tersebut sudah menjadi tradisi masyarakat Aceh sejak era kesultanan.

Iklan

Berita Terkait

Baca Juga