Sabtu, 31 Oktober 2026 Indeks RSS Login Redaksi
Indeks Berita
TERKINI:
Dukungan Australia Dorong Demokrasi yang Lebih Inklusif di Aceh Mukarramah Fadhlullah Dorong Penguatan Kader PKK dan Gotong Royong di Aceh Tenggara Mukarramah Fadhlullah Ajak Pokja Bunda PAUD Perkuat Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Manajemen RSUDZA Tegaskan Persoalan CCTV Ditindaklanjuti, Pelayanan Tetap Profesional Mukarramah Fadhlullah Perkuat Gerakan Bunda PAUD di Gayo Lues Kak Na Berikan Motivasi dan Semangat kepada Anak Binaan di LPKA Lambaro Muaythai Aceh Menggila di Malaysia, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kejuaraan Internasional Pemulihan Lahan Pertanian Aceh Jadi Fokus Pembahasan Nektu dan Plt Kadistanbun Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan Doa Bersama Peringati Satu Tahun Bencana Banjir dan Longsor di Dataran Tinggi Gayo
Umum

‎Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Peusijeuk dan Tasyakuran untuk Tiga Pejabat Asal Aceh‎

‎Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Peusijeuk dan Tasyakuran untuk Tiga Pejabat Asal Aceh‎

FOKUSSOROT.COM | JAKARTA – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., (Dek Fadh) menghadiri acara peusijuek (tepung tawar) dan tasyakuran bagi tiga putra asal Aceh yang mendapat amanah di tingkat nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Jakarta, Minggu (11/10/2026).
‎
‎Acara tersebut diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama bagi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, B.Sc., M.B.A., M.M.; Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Dr. Tgk. H. Khaidir Abdurrahman, S.I.P., M.AP., CRGP; serta Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Fadli Tri Hartono, S.Si., M.P.A.
‎
‎Dari ketiga pejabat tersebut, Khaidir Abdurrahman hadir secara langsung dalam kegiatan itu. Sementara itu, Sugiono dan Fadli Tri Hartono berhalangan hadir karena agenda lainnya. Keduanya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penyelenggaraan peusijuek dan tasyakuran tersebut.
‎
‎Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Aceh yang telah menetap di Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menjaga persaudaraan, serta memperkuat kebersamaan masyarakat Aceh di perantauan.
‎
‎Peusijuek merupakan tradisi adat Aceh yang mengandung makna doa, rasa syukur, dan harapan akan keselamatan serta keberkahan. Melalui kegiatan ini, masyarakat Aceh turut mendoakan agar para putra daerah yang mendapat kepercayaan mengemban amanah di tingkat nasional senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
‎
‎Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, berharap masyarakat Aceh di Jakarta senantiasa menjaga kekompakan dan mempererat tali silaturahmi, meskipun berada jauh dari kampung halaman.
‎
‎“Semoga masyarakat Aceh di Jakarta tetap kompak, saling mendukung, dan terus menjaga silaturahmi. Di mana pun kita berada, kita tetap bersaudara dan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga nama baik serta berkontribusi bagi kemajuan Aceh,” demikian harapan dalam semangat kebersamaan masyarakat Aceh di perantauan.
‎Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kekeluargaan antara para tokoh, pejabat, dan masyarakat Aceh di Jakarta semakin erat.
‎
‎Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan serta mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan Aceh dan Indonesia.

Iklan

Berita Terkait

Baca Juga