Jumat, 30 Oktober 2026 Indeks RSS Login Redaksi
Indeks Berita
TERKINI:
Mukarramah Fadhlullah Dorong Penguatan Kader PKK dan Gotong Royong di Aceh Tenggara Mukarramah Fadhlullah Ajak Pokja Bunda PAUD Perkuat Layanan Pendidikan Anak Usia Dini Manajemen RSUDZA Tegaskan Persoalan CCTV Ditindaklanjuti, Pelayanan Tetap Profesional Mukarramah Fadhlullah Perkuat Gerakan Bunda PAUD di Gayo Lues Kak Na Berikan Motivasi dan Semangat kepada Anak Binaan di LPKA Lambaro Muaythai Aceh Menggila di Malaysia, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kejuaraan Internasional Pemulihan Lahan Pertanian Aceh Jadi Fokus Pembahasan Nektu dan Plt Kadistanbun Pj Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan APBA 2027 dalam Rapat Paripurna DPRA Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan Doa Bersama Peringati Satu Tahun Bencana Banjir dan Longsor di Dataran Tinggi Gayo Hadiri Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG, Pj. Sekda Aceh Dorong Pembangunan Responsif Gender
Umum

Waspada Nomor WhatsApp Catut Nama Plt Sekda Aceh Taufik

Waspada Nomor WhatsApp Catut Nama Plt Sekda Aceh Taufik

FOKUSSOROT.COM | BANDA ACEH – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, mengingatkan masyarakat dan berbagai pihak agar mewaspadai nomor WhatsApp palsu yang mengatasnamakan dirinya. Nomor tersebut berpotensi digunakan untuk melakukan penipuan dengan menghubungi sejumlah pihak.

Peringatan itu disampaikan langsung oleh Taufik melalui pesan klarifikasi pada Jumat (9/10/2026). Ia menegaskan bahwa nomor WhatsApp dengan nomor 0813-3295-244 dan foto profil yang mencatut identitas dirinya bukan nomor miliknya.

“Bila ada yang menelpon dengan menggunakan nomor ini dan profil ini serta mengaku atas nama saya Taufik, harap jangan dilayani karena ini bukan nomor saya,” demikian klarifikasi Taufik.

Ia juga meminta agar informasi tersebut diteruskan kepada rekan, kerabat, dan pihak lainnya agar tidak menjadi korban penyalahgunaan identitas.

Taufik mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi permintaan apa pun dari nomor tersebut, terutama jika berkaitan dengan permintaan uang, transfer dana, maupun informasi pribadi yang mengatasnamakan dirinya.

Masyarakat juga diharapkan melakukan verifikasi melalui saluran komunikasi resmi apabila menerima pesan atau panggilan mencurigakan yang mengaku berasal dari Plt Sekda Aceh tersebut.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat dan berbagai pihak lebih berhati-hati terhadap potensi penipuan yang memanfaatkan nama serta foto pejabat pemerintah.

Iklan

Berita Terkait

Baca Juga